EVALUASI PENDIDIKAN CHINA

Written by Miqlo IT on . Posted in Profile Pendidikan China

EVALUASI PENDIDIKAN CHINA

Oleh: Chaerun Anwar

 

A.   Mekanisme Penjaminan Mutu

Berdasarkan Rencana Pendidikan Nasional jangka Menengah dan Jangka Panjang 2010-2020, Pendidikan di China meniitik beratkan pada pengawasan dan penilaian dari pendidikan menengah dan tinggi. Penilaian dilakukan baik secara  otonomi oleh masing masing unit sekolah maupun secara nasional.

Tujuan pendidikan nasional jangka panjang, melalui pengawasan dan penilaian yaitu dengan kebijakan membuka kerjasama melalui internasionalisasi  satuan pendidikan dan membuka diri terhadap system penilaian yang berlaku secara internasional  untuk mengakomodasi kebutuhan pasar tenaga kerja bertaraf internasional.

Berikut disampaikan sistem pendidikan China:


Pendidikan wajib belajar 9 tahun diberlakukan pada tingkat SD dan SMP dengan membebaskan Iuran sekolah serta tidak diberlakukan Ujian nasional bagi alumni SD untuk melanjutkan ke jenjang SMP. Proses penerimaan siswa baru di SMP dilakukan dengan system regionalisasi yaitu semua siswa yang berada di wilayah Xicheng (misalnya) akan langsung diterima di sekolah yang terdekat dengan tempat tinggalnya sedangkan siswa yang mendaftarkan diri lintas wilayah maka diberlakukan tes masuk SMP tersebut.

Ukuran kelulusan dan keberhasilan belajar siswa SD untuk melanjutkan ke jenjang SMP adalah nilai raport selama belajar di SD dengan nilai terendah 80 pada setiap mata pelajaran utama yaitu: Bahasa mandarin, Matematika dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk mata pelajaran lainnya diberlakukan standar kelulusan 70 untuk mata pelajaran Olah raga, IPS, IPA, Musik, dan Komputer.

Soal soal ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester merujuk kepada kisi-kisi yang telah dibuat oleh Test Center  (Pusat Penilaian) yang berada dibawah Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten. Namun demikian soal-soalnya tetap dibuat oleh kelompok kerja guru yang merupakan kelompok kerja beberapa sekolah (1 kluster biasanya terdiri dari 3 atau 4 sekolah).

Siswa alumni SMP akan menempuh dua jenis ujian untuk kelulusannya. Ujian tersebut adalah:

  1. Ujian Huikao, merupakan ujian sekolah dimana mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran yang tidak di-UN-kan. Mata pelajarannya adalah:

·         Olah raga

·         IPS (Geografi, Sejarah, Ilmu Politik)

·         IPA (Kimia, Fisika, dan Biologi)

·         Musik

·         Komputer

  1. Ujian Nasional yang dikoordinir oleh Kementerian Pendidikan untuk 3 mata pelajaran utama yaitu:

·         Bahasa Mandarin

·         Bahasa Inggris

·         Matematika

Hasil ujian nasional SMP akan digunakan untuk seleksi masuk SMA, dimana setiap SMA menentukan skor dan melaporkan hasilnya kepada Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten untuk kemudian didaftarkan dalam bursa penerimaan siswa. Nilai terendah  untuk mata pelajaran yang Huikao adalah 70 dan nilai terendah UNAS adalah 80.

Untuk pendidikan SMA, siswa dijuruskan semenjak kelas 2 SMA, sehingga ujian Gaokao/ College Entrance Test dan Huikao untuk SMA adalah sebagai berikut:

Ujian Gaokao:

·         Matematika

·         Bahasa Inggris

·         Bahasa mandarin

·         IPA Terpadu (untuk jurusan IPA)

·         IPS Terpadu (untuk jurusan IPS)

Ujian Huikao SMA , mata pelajarannya adalah sebagai berikut:

·         Komputer

·         Seni

·         Olahraga

 

 

 

 

B.   Institusi Penjamin Mutu

Berikut adalah diagram penjaminan mutu pendidikan di China

 
  Text Box: Supervisor Education CommissionText Box: Test Centre Text Box: Vocational SchoolText Box: Senior High SchoolText Box: Junior High SchoolText Box: Primary SchoolText Box: Kindergarten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Institusi yang bertugas membuat penilaian pendidikan adalah Test Center  (TC) dibawah Komisi penilaian pendidikan disetiap departmen masing-masing dari kementerian pendidikan. TC berada di setiap dinas pendidikan Provinsi, kota dan kabupaten. Dalam melaksanakan tugasnya TC berkoordinasi dengan Komisi Pengawas Pendidikan. TC berwenang membuat kisi-kisi ujian/penilaian, membuat soal dan menyeleksi soal yang dibuat oleh guru/Kelompok Kerja Guru selain juga memberika pelatihan kepada guru bagaimana membuat perangkat penilaian.

Soal Ujian Nasional (Gaokao), kisi-kisinya dibuat oleh TC dan kemudian guru dalam kelompok kerja guru membuat soal sesuai kisi-kisi yang diberikan untuk selanjutnya guru menyetor soal tersebut untuk diseleksi yang kemudian dijadikan soal Gaokao yang akan digunakan di masing-masing kabupaten dan kota.

Soal ujian sekolah (Huikao), TC akan memberikan kisi-kisi pencapaian target belajar yang kemudian diberikan ke setiap sekolah, guru-guru dari 1 kluster (wilayah) akan menyusun soal huikao bersama-sama yang tetap akan dikontrol oleh TC melalui seleksi soal yang diperbolehkan untuk digunakan dalam ujian huikao.

Kementerian Sumber daya manusia dan keamanan sosial juga turut berperan dalam penjaminan mutu pendidikan melalui Departemen promosi pekerja menugaskan tim untuk bekerja di TC dalam penyusunan kisi-kisi dan penyeleksian soal yang dibuat guru. Disamping itu membantu sekolah menyediakan instruktur bidang keahlian dan jurusan di SMK.

 

C.   Ujian Masuk Sekolah Menengah Atas

       Ujian Masuk Sekolah Menengah Atas (disingkat UMSMA) adalah seleksi berupa tes tertulis yang ditujukan bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya dari sekolah menengah pertama menuju ke sekolah menengah atas. Pada dasarnya, soal ujian akan diuji dalam UMSMA ditentukan dan disusun oleh pemerintah propinsi. Tapi pada akhir tahun belakangan ini, pemerintah propinsi banyak memberikan kebebasan kepada setiap sekolah untuk mengeluarkan soal ujian secara mandiri. Walaupun begitu, hak untuk materi dan standar pelajaran yang akan diuji disusun dan ditentukan oleh pemerintah propinsi. Standar dari Materi yang dikeluarkan oleh pemerintah propinsi akan disesuaikan dengan standar pendidikan dan target kemajuan pendidikan setiap propinsi terkait.

       Pendaftaran untuk mengikuti UMSMA biasa dibuka pada bulan Mei, Mata pelajaran yang akan diuji dalam UMSMA biasanya berbeda untuk setiap propinsi. Pada umumnya mata pelajaran yang diuji adalah : Matematika, Sastra, Bahasa Inggris, Olahraga, Kimia dan Fisika(Contoh dari UMSMA di Beijing). Pembagian nilai untuk setiap mata pelajaran adalah sebagai berikut : Matematika 120, Sastra 120, Bahasa Inggris 120, Fisika 100, Kimia 80, Olahraga 40. Total poin maksimum adalah 580. Ujian biasa diadakan pada bulan Juni atau Juli, tergantung dengan kebijakan setiap sekolah.

       Persaingan UMSMA untuk para pelajar sangatlah ketat, setiap pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan SMA-nya di SMA yang berkualitas biasanya harus meraih nilai yang sangat tinggi. Sebagai contoh di Beijing, untuk memiliki kelayakan dalam memilih sekolah terbaiknya yaitu Beijing High School No.4, nilai yang dibutuhkan adalah 560. Peringkat kedua dihuni oleh The High School Affiliated to Renmin University of China, nilai yang dibutuhkan adalah 550. Peringkat ketiga ditempati oleh The Experimental High School Attached to Beijing Normal University, nilai yang dibutuhkan adalah 545. Berikut di bawah adalah urutan 5 sekolah SMA terbaik di Beijing :

No

Nama Sekolah

Nilai yang dibutuhkan

1

Beijing High School No.4

560

2

The High School Affiliated to Renmin University of China

550

3

The Experimental High School Attached to Beijing Normal University

540

4

Beijing High School No.2

535

5

The High School Affiliated to Peking University

530

              Data dilansir dari website baidu di www.wenku.baidu.com

        Hasil tes dan pengunguman diumumkan satu bulan setelah tes, tergantung kebijakan setiap sekolah. Para pelajar dapat melihat nilainya di www.bjeeea.cn

D.   Ujian Akhir Sekolah

Ujian Akhir Sekolah (UAS) China adalah sebuah ujian yang harus diikuti oleh seluruh pelajar di China yang ingin mendapatkan ijasah kelulusan resmi dari Sekolah Menengah Atas di China. Walaupun nilai dari UAS tidak akan mempengaruhi hasil dari Ujian Masuk Perguruan Tinggi China (UMPTT), tetapi jika sang siswa yang berkaitan tidak lulus dalam UAS, maka sang siswa otomatis tidak akan memiliki kelayakan untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi, walau ia sudah dinyatakan lulus dalam tes UMPTT terkait. Satu hal yang perlu dicatat adalah walaupun standar materi yang ditetapkan oleh UAS ditetapkan oleh pemerintah, tetapi pembuatan soal, pengurusan teknis ujian dan pengunguman nilai ini akan dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolahnya masing-masing.

       UAS merupakan satu dari dua beban berat yang harus dipikul oleh para pelajar di China (satunya lagi adalah UMPTT) dalam usaha mereka meraih pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Pada awal tahun 1980an, mengingat materi UAS dan UMPTT yang kadang berbeda, mahasiswa acapkali terbeban dalam mempersiapkan kedua ujian tersebut yang biasanya diselenggarakan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, semenjak revolusi UMPTT pada tahun 1990, materi-materi yang akan diuji pada UAN biasanya tidak akan terlampau terlalu sulit, sehingga para pelajar tidak terlalu pecah konsentrasinya dan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan UMPTT.

       Materi yang diuji dalam UAS bersifat menyeluruh dan rata-rata hampir semua mata pelajaran akan diuji dalam UAS, seperti : Matematika, Sejarah, Geografi, Sastra, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi dan lainnya. Tetapi materi yang diterapkan dalam UAS biasanya tidak akan terlalu sulit dan hanya menguji dasar-dasar dari pelajaran terkait, sehingga tidak akan terlalu membebankan para pelajar. Sistem yang digunakan untuk ujian UAS adalah “3+3+4”, 3 materi wajib yaitu : matematika, sastra dan bahasa Inggris, 3 materi pilihan(pilihan berkisar dari pelajaran IPA/IPS), 4 adalah ujian

penelitian eksperimental(seperti penilitian biologi, fisika, kimia dan komputer). Pembagian nilai dibagi menjadi 4 jenis yaitu : A (sangat baik), B (baik), C (cukup) dan D (gagal). Pengunguman nilai akan diumumkan pihak sekolah melalui via internet. Untuk menjamin penilaian berlangsung dengan cermat, tepat dan adil, pemerintah telah membentuk komisi pengurusan UAN untuk setiap propinsi, kabupatem kota, desa untuk mengirim perwakilannya masing-masing ke setiap sekolah. Mereka ini yang nantinya akan memeriksa hasil UAS para siswa yang sudah terlebih dahulu dinilai oleh pihak sekolah-nya masing-masing. Adapun nilai UAS tersebut itu sendiri tidak akan mempengaruhi nilai dari UMPTT.

       Adapun tujuan utama diselenggarakannya UAS adalah sebagai berikut :

-          Untuk menjamin agar seluruh pelajar yang lulus SMA berada dalam standard tertentu.                    

-          Untuk menjamin agar standarnisasi setiap sekolah di China berada di level yang sama, mengingat adanya perbedaan kualitas pendidikan dan tenaga pengajar di sekolah daerah perkotaan dengan sekolah daerah pedesaan.                

-          Sebagai salah satu tolak ukur untuk pedoman pemerintah dalam penyusunan peringkat dan ranking nasional setiap sekolah. Sekolah yang baik pastinya memiliki pelajar dengan tingkat kelulusan yang tinggi dan nilai rata-rata UAS yang tinggi juga.

-           Mengingat materi yang diuji dalam UAS bersifat menyeluruh, UAS diharapkan bisa menjadi penyeimbang agar konsentrasi para pelajar tidak hanya tertuju pada beberapa materi pelajaran yang akan diuji di UMPTT nanti.

 

 

E.    Ujian Masuk Perguruan Tinggi China

Ujian Masuk Perguruan Tinggi China (National Matriculation Test/高考) adalah ujian yang wajib dan juga satu-satunya cara untuk diikuti oleh seluruh pelajar di China yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi. Metode ujian ialah ujian tertulis. Standarnisasi metode dan soal ujian pun ditentukan oleh pemerintah langsung agar proses ujian ini dapat berjalan seadil-adilnya. UMPTT adalah salah satu ujian terpenting dalam perjalanan jenjang pendidikan untuk seluruh mahasiswa di China, karena UMPTT ini yang akan menentukan nasib, masa depan dan juga mungkin karir para generasi muda di China ini untuk ke depannya. Perlu dicatat pula, bahwa ujian ini diadakan secara mandiri dan tidak berdampak dengan hasil ujian akhir nasional untuk setiap pelajar di sekolah menengah atasnya masing-masing.

UMPTT singkatan dari Ujian masuk perguruan tinggi China digelar secara serempak pada tanggal 7-9 Juni setiap tahunnya. Beberapa sekolah minoritas menggelar UMPTT dua kali, ditambah ujian pada bulan Januari, atau biasa disebut Ujian masuk musim semi. Sejak kebijakan pemerintah pada tahun 2003, setiap UMPTT harus dilakukan serempak pada tanggal 7-9 Juni. Diantaranya pembagian ujiannya adalah menurut berikut : Tanggal 7, pukul 9:00-11:30 ujian sastra China, pukul 15:00-17:00 ujian matematika. Tanggal 8, pukul 9:00-11.30 ujian ilmu pengetahuan sosial/ilmu pengetahuan alam, pukul 15:00-17:00 ujian bahasa asing (inggris/jepang/rusia/perancis/jerman/spanyol), beberapa sekolah juga menyertakan ujian listening untuk bahasa asing terkait. Beberapa universitas, seperti di Shanghai dan profinsi Jiangsu, biasa berlangsung dari tanggal 8-9 Juni saja.

Sistem 3+X adalah sistem yang paling sering diterapkan oleh beberapa universitas di China, seperti di : Beijing, Tianjin, Fujian, dan 22 propinsi lainnya. Total nilai yang diberikan adalah : Sastra China 150, Matematika 150, Bahasa asing 150, ilmu pengetahuan sosial/ilmu pengetahuan alam 300, jadi nilai maksimal adalah 750. Beberapa universitas menerapkan sistem lainnya yang berbeda, seperti di Shanghai dimana mereka memakai sistem 4+basic comprehensive, ujian yang akan diikuti adalah, sastra China, matematika, bahasa Inggris, dan satu pelajaran pilihan (ilmu politik, fisika, biologi, kimia, sejarah, geografi), dimana setiap subjek ujian bernilai 150, sehingga poin maksimal yang dapat diperoleh adalah 600.

Daftar 10 Universitas terbaik di China untuk tahun 2011

No

Nama

Propinsi

Jenis

Nilai

1

Peking University

Beijing

Comprehensive

100

2

Tsinghua University

Beijing

Science

96.18

3

Zhejiang University

Zhejiang

Comprehensive

56.12

4

Fudan University

Shanghai

Comprehensive

55.57

5

Nanking University

Jiangsu

Comprehensive

42.91

6

Shanghai Jiaotong University

Shanghai

Comprehensive

42.52

7

Wuhan University

Hubei

Comprehensive

39.37

8

Renmin University of China

Beijing

Comprehensive

36.61

9

Huazhong University of Science and Technology

Hubei

Science

34.56

10

Sun Yat Sen University

Guangdong

Comprehensive

33.77

Data dilansir dari : www.wenku.baidu.com

Setelah setiap pelajar selesai mengikuti UMPTT tersebut, dan hasilnya keluar, barulah si pelajar wajib mengisi universitas dan juga jurusan yang kita inginkan. Total ada 4 pilihan universitas yang dapat kita pilih menurut kelasnya, yaitu : universitas top (seperti Peking University, Tsinghua University), universitas kelas 1 (seperti Beijing Normal University, Jimei University), universitas kelas 2 (institute dan universitas swasta) dan universitas kelas diploma (sekelas D3). Pelajar yang ingin mendaftar ke Universistas top seperti Peking University biasanya membutuhkan nilai yang sangat tinggi, sehingga hanya mahasiswa unggulan yang dapat mendaftar ke universitas kategori top tersebut.

 

Universitas di Beijing

Batas Nilai tahun 2011

2010

2009

2008

 

IPS

IPA

IPS

IPA

IPS

IPA

IPS

IPA

Universitas Top

524

484

524

494

532

501

515

502

Universitas kelas 1

481

435

474

441

489

459

472

455

Universitas kelas 2

443

396

439

401

458

432

439

430

 

Universitas di Shanghai

Batas Nilai tahun 2011

2010

2009

2008

 

IPS

IPA

IPS

IPA

IPS

IPA

IPS

IPA

Universitas Top

468

462

464

465

471

455

471

467

Universitas kelas 1

412

393

404

400

429

389

428

399

Daftar Batas Nilai UMPTT untuk Beijing & Shanghai tahun 2011, sumber : www.eol.cn

Satu hal juga yang perlu dicatat pada sistem UMPTT, adalah setiap pelajar harus hati-hati dalam memilih ke-4 pilihannya, biasanya kesempatan diterima hanya pada pilihan pertama yang kita pilih, karena untuk pilihan kedua biasanya hanya dipilih oleh universitas terkait dalam kondisi ketika universitas masih kekurangan stok setelah memilih mahasiswa yang mengisi universitas terkait pada pilihan pertamanya. Faktor lain yang harus diperhatikan adalah faktor “favorable score” yang diberikan menurut kebijaka universitas masing-masing. Setiap universitas akan memberikan keringanan dan tamabahan nilai di UMPTT bagi para jenis-jenis pelajar seperti pelajar dari ras minoritas, pelajar dari daerah miskin dan pelajar dari propinsi universitas terkait.

Sedangkan untuk pelajar asing di China yang ingin mengikuti UMPTT, ketentuan dan syarat yang harus diikuti berbeda dengan pelajar lokal. Umumnya, setiap universitas di China hanya membutuhkan nilai tes kemampuan bahasa Mandarin(atau lebih dikenal dengan nama HSK) dengan nilai 3-6. Beberapa universitas Top seperti : Peking University, Tsinghua University, Renmin University membutuhkan tes masuk lain yakni “Ujian Masuk Perguruan Tinggi di China untuk pelajar asing”. Materi pelajaran yang diuji meliputi : Matematika, bahasa Inggris, sastra Mandarin, IPA/IPS. Tetapi, mengingat kemampuan bahasa orang asing dan pengetahuan akan China yang masih terbatas, materi pelajaran yang diuji pada ujian ini umumnya lebih mudah jika dibandingkan dengan materi yang diuji oleh pelajar lokal China.

Menurut riset dari kementeriaan pendidikan RRT, jumlah pelajar yang mengikuti tes UMPTT ini semakin berkurang jumlahnya dalam 3 tahun terakhir dikarenakan banyaknya pelajar yang memilih untuk pergi kuliah di luar negeri. Di satu pihak, persentasi mahasiswa yang berhasil masuk universitas setelah mengikuti UMPTT meningkat dalam 3 tahun terakhir. Pada tahun 2006, tercatat 8,8 juta murid mengikuti tes dan hanya 5,3 juta murid yang berhasil lolos. Tahun 2007, tercatat 11 juta murid mengikuti tes dan hanya 5,6 juta murid yang lolos. Tahun 2008, tercatat 10,5 juta murid mengikuti tes dan hanya 5,9 juta murid yang lolos. Tahun 2009, tercatat 10,2 juta murid mengikuti tes dan hanya 6,3 juta murid yang berhasil. Tahun 2010, 9,5 juta murid mengikuti tes dan 6,5 juta murid yang lulus. Dan pada tahun 2011, tercatat 9,3 juta murid mengikuti tes dan 6,7 murid berhasil masuk ke universitas.


Data daftar jumlah pelajar yang mengikuti dan lulus hasil tes UMPTT pada tahun 2006-2011, sumber : www.baike.baidu.com

 

F.    Ujian Masuk Pasca Sarjana di China

       Ujian Masuk Pasca Sarjana di China (UMPST) adalah ujian yang ditujukkan oleh lulusan sarjana (S-1) yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi, Master Program(S2) atau Doctor Program(S3). Jenis Program S2, S3 di China biasanya dibagi menjadi 2 jenis yaitu : untuk full time program dan program bagi para pelajar yang sambil menjalankan pekerjaannya masing-masing.

       Adapun syarat-syarat bagi para pelajar di China yang ingin mengikuti tes UMPST ini adalah sebagai berikut :

-          Untuk program S2 : memiliki ijasah resmi lulusan S1

-          Untuk program S3 : memiliki jurusan yang terkait atau pengalaman kerja di bidang jurusan yang akan dipilihnya sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh pihak universitas

-          Lulus dari tes kesehatan yang ditetapkan universitas terkait

-          Umur di bawah 40 tahun

-          Surat rekomendasi dari para pakar atau pihak universitas

 

Setelah diterima kelayakannya untuk melamar program S2 atau S3, sang pelamar harus mengikuti tes UMPST. Adapun mata pelajaran untuk tes UMPST yang harus diikuti oleh sang pelamar adalah sebagai berikut : Bahasa Inggris, Ilmu Politik dan tes pengetahuan makro dan mikro sesuai dengan jurusan yang dipilihnya. UMPST biasanya diselenggarakan 2 kali dalam setahun, yakni : bulan Januari pada semester genap dan bulan 7 pada semester ganjil melalui via internet. Hasil tes biasanya akan diumumkan sebulan sesudahnya via internet. Sedangkan penerimaan program S2 atau S3 untuk mahasiswa asing di universitas China belumlah terlalu ketat. Mahasiswa asing tidak perlu mengikuti UMPST untuk bisa menempuh pendidikannya lebih tinggi di universitas terkait. Mereka hanya harus mengikuti tes bahasa mandarin(atau dikenal dengan nama HSK), tes interview dan memiliki surat rekomendasi dari instansi terkait.

Menurut data yang didapat dari website Baidu, jurusan untuk program S2 dan S3 yang tersedia di China saat ini berjumlah 381 jurusan. Total perguruan tinggi yang memiliki program S2 berjumlah 752, di antaranya universitas berjumlah 414, research institute berjumlah 334. Untuk program S3, tersedia 359 perguruan tinggi yang menyediakan jenjang pendidikan tersebut, di mana universitas berjumlah 216, research institute berjumlah 143. Dari tahun 1978-2001, China tercatat telah memiliki 900 ribu pelajar tamatan S2 dan 170 ribu pelajar tamatan S3.

Biasanya untuk para pelajar yang ingin menempuh pendidikan pasca sarjana dan mengikuti UMPST, ada 3 hal yang biasanya dijadikan dasar pedoman, yaitu :

-          Memilih universitas sesuai jurusan yang ingin dipilih

-          Memilih jurusan sesuai dengan hobi dan bakat

-          Memilih jurusan sesuai kebutuhan kerja dan pasar

-          Memilih jurusan menurut tingkat keberhasilan pada UMPST

Dari data riset yang juga dikumpulkan oleh pihak Baidu, tingkat keberhasilan sang pelajar dalam menempuh tes UMPST bisa diurutkan sebagai berikut :

-          Menempuh S1 atau S2 di universitas yang sama, dan jurusan yang sama

-          Menempuh S1 atau S2 di universitas yang sama, tetapi dengan jurusan yang berbeda

-          Menempuh S1 atau S2 di universitas yang berbeda, tetapi dengan jurusan yang sama

-          Menempuh S1 atau S2 di universitas yang berbeda, dan jurusan yang berbeda

 

 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang info-info lengkap tentang waktu pendaftaran, proses dan syarat-syarat yang lebih lengkap tentang pendaftaran UMPST, kita bisa mengunjungi website resmi dari UMPST yaitu : http://yz.chsi.com.cn.