PEMBINAAN PROFESI GURU CHINA

Written by Miqlo IT on . Posted in Profile Pendidikan China

PEMBINAAN PROFESI GURU CHINA

Oleh: Chaerun Anwar

 

*Tabel sistem pendidikan keguruan di China

 

 

 

A.   Kondisi Pendidikan Keguruan Di China

Di negeri China guru atau para pengajar mendapat tempat yang penting sekali dalam penghidupan. Dengan mendapatkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, membuat sistem pendidikan keguruan di China meningkat. Budaya Confisius sendiri berperan penting dalam membentuk karakteristik orang China yang menghormati akan para guru. Sehingga para guru tidak ayal mendapatkan posisi dan strata yang penting dan mendapatkan kehormatan di negeri tirai bambu tersebut. 

Pendidikan guru adalah salah satu elemen penting dari sistem pendidikan sosialis di China. Pendidikan guru menjadi salah satu tulang punggung dalam kemajuan pendidikan di China selama 50 tahun terakhir. Perhatian lebih telah ditunjukkan pemerintah dalam bentuk kebijakan sebagai bentuk keseriusan mereka dalam membangun kualitas dan mutu guru bertaraf internasional. China telah berhasil membangun sistematik pendidikan yang dewasa di berbagai level dan berbagai tipe untuk pendidikan keguruan. Sistem tersebut juga sangat cocok dengan situasi dan kondisi para guru di negerinya. Di China juga sudah tersedia institusi pelatihan guru dan sistematik regulasi lainnya yang bertaraf internasional.

 

Pendidikan guru di China ini dibagi dan dikelompokkan menjadi 2 bagian, yakni : pre-service education dan in-service training. Di antaranya untuk pre-service training, Program 4 tahun di institusi pelatihan guru termasuk di dalamnya adalah program universitas keguruan dan institute. Program 3 tahun termasuk di dalamnya adalah program training colleges dan Sekolah pelatihan guru menengah. Instansi pendidikan ini memberikan pelatihan yang layak terhadap guru-guru untuk level-level sekolah Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruaan, Universitas dan yang lainnya. In-service training  juga menyediakan instansi khusus untuk pelatihan guru-guru di pendidikan sekolah.

 

Program pelatihan para guru juga mendapat ruang khusus dalam perhatian dan konsentrasi pemerintah. Banyaknya program-program yang disediakan, seperti : TV Program, Kelas Malam, Ujian Online dan masih banyak lagi merupakan sebagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan mutu guru-guru di negerinya.

 

Berikut di bawah adalah data statistik yang didapat pada tahun 2013 mengenai instansi keguruan di China :

 

 

 

 

 

 

Jumlah Instansi

Rekrutmen

Murid Baru

Murid yang lulus

Jumlah Guru

Institut atau Universitas keguruan

229

693.600

251.100

196.800

76.600

Instansi keguruan menegah

875

921.100

319.300

3.058.000

6.340

Instansi pendidikan resmi lainnya

190

212.000

82.200

66.200

18.700

Pusat pembinaan guru

2.087

371.000

121.600

168.200

46.300

Sumber : www.edu.cn

 

 

Dan melalui reformasi yang terus digalang oleh pemerintah China, kualitas dan mutu pendidikan keguruan di China terus meningkat setiap tahun. Tercatat dari tahun 1999 sampai tahun 2013, jumlah institut atau universitas keguruan di China meningkat dari 87 instansi menjadi 94 instansi, sedangkan sekolah spesialis keguruan dikurangi dan digabung dari 110 menjadi 48 instansi saja. Tamatan dari pendidikan keguruan ini juga meningkat jumlahnya, dari 53 ribu di tahun 1999 menjadi 240 ribu di tahun 2013.

 

Jumlah guru yang meningkat secara signifikan dari tahun 1996 ke tahun 2013 juga menjadi salah satu tolak ukur akan kemajuan kualitas, mutu dan juga minat rakyat China terhadap pendidikan keguruan. Total guru di China pada tahun 2013 berjumlah 10,4 juta orang. Di antaranya, guru sekolah dasar berjumlah 5 juta orang, guru sekolah menengah pertama berjumlah 3,4 juta orang dan guru sekolah menengah atas berjumlah 1,3 juta orang.

 

1.    Pendidikan PRE-SERVICE

Pendidikan pre-service modern di China dimulai pada tahun 1952, ketika PKC mulai mereformasi sistematik pendidikan keguruan di China untuk pertama kalinya. Selain itu pemerintah juga mengadakan kursus pelatihan untuk guru-guru secara besar-besaran.  Reformasi untuk sistematik pendidikan keguruan tercatat dilakukan pemerintah China sebanyak 4 kali, yaitu : tahun 1952, 1960, 1976 dan yang terakhir adalah tahun 1980.

Pada tahun 1952, pemerintah mengeluarkan kebijakan pendidikan pre-service dalam bentuk draft resmi untuk yang pertama kalinya, di dalamnya termasuk juga ringkasan dari mata pelajaran yang harus diikuti, jumlah murid, jurusan yang dibuka dan hal-hal administratif lainnya.

Pada tahun 1960 – 1978, revolusi budaya agung menghancurkan sistematik pendidikan China saat itu. UMPTC singkatan dari Ujian Masuk Perguruan Tinggi China diberhentikan, program kuliah juga dihentikan, dan segenap warga diajak terjun ke kancah politik untuk merevisi ideologi mereka saat itu. Dunia pendidikan China memasuki era paling suram semenjak era Republik.

Pada tahun 1978, barulah sistem UMPTC dipulihkan, dan pendidikan modern China yang sempat berhenti selama kurun waktu nyaris 20 tahun kembali bergulir kembali. Lewat reformasi yang digalakkan oleh Deng Xiaoping, China memgeluarkan kebijakan pengembangan pendidikan menuju era pendidikan modern dalam upayanya mengejar ketinggalan dari negara barat. Pada tahun 2008, Chairman Hu Jintao menetapkan moto “pengembangan pendidikan berkelanjutan” yang mengajak China untuk  berkonsentrasi membenahi pendidikan dalam upaya untuk memajukan bangsa. Jumlah murid pun terus bertambah setiap tahunnya.

a.    Mata Kuliah

Pada tahun 1980, pemerintah mengumumkan reformasi untuk mata kuliah yang akaan diangkat dalam program pre-service education, reformasi tersebut memiliki ketentuan sebagai berikut :

-          Seluruh sistematik materi pelajaran pre-service education di China harus mengedepankan pendidikan ideologi, menjunjung tinggi teori Marxis dan teori Maoism serta berada di bawah garis pembangunan sosialis komunis pemerintah.

-          Masa belajar pre-service education di seluruh institut dan perguruan tinggi China adalah 3 sampai 4 tahun, tergantung dengan jurusannya masing-masing.

-          Materi pelajaran wajib dan menjadi subyek kunci dalam pre-service education, diantaranya adalah : sastra, matematika, ilmu politik dan pendidikan budaya.

 

b.    Lembaga Pendidikan Pre-service di China

Pendidikan Pre-service adalah pelatihan yang diwajibkan oleh pemerintah China untuk proses pelatihan dan seleksi seorang guru. Lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mengatur program Pre-service education di China dibagi menjadi 2, yaitu : institut atau universitas keguruan dan intansi pendidikan resmi lainnya. Instansi atau universitas keguruan sendiri dibagi menjadi 2, yaitu : instansi keguruan tinggi dan instansi keguruan menengah. Instansi keguruan tinggi meliputi 4 instansi, yaitu : universitas keguruan, institut atau college keguruan, sekolah keguruan untuk kejuruan, sekolah spesialis diploma keguruan dan sekolah spesialis diploma keguruan untuk kejuruan. Sedangkan instansi keguruan menengah dibagi menjadi 2, yaitu : sekolah keguruan menengah umum dan sekolah keguruan menengah luar biasa. Instansi pendidikan resmi lainnya di China meliputi 2 instansi, yaitu : kursus keguruan umum dan kursus keguruan untuk kejuruan.

Berikut di bawah adalah daftar nama universitas dan nilai  universitas keguruan terbaik di China :

Peringkat

Nama

Nilai

1

Beijing Normal University

A++

2

Huadong Normal University

A++

4

Huanan Normal University

A++

6

Nanjing Normal University

A++

8

Huazhong Normal University

A++

10

Dongbei Normal University

A+

11

Xibei Normal University

A+

12

Zhejiang Normal University

A+

13

Shaanxi Normal University

A+

14

Capital Normal University

A+

15

Hunan Normal University

A+

16

Liaoning Normal University

A

20

Tianjin Normal University

A

 

*Daftar di atas adalah peringkat universitas hanya atas penilaian dari pendidikan keguruan, bukan pada pendidikan keseluruhannya.

 

c.    Perkembangan dan Prospek

Menurut keadaan dan situasi pendidikan di China pada saat ini dan juga melihat situasi perkembangan dan iklim dari perkembangan pendidikan di dunia, menurut para pakar China, perkembangan dan prospek pendidikan keguruan di China akan menunjukkan kerangka sebagai berikut :

1)    Kesenjangan daerah barat dan timur akan semakin berkurang

Dikarenakan dengan luas wilayah yang besar, jumlah penduduk yang sangat padat dan juga kesenjangan yang terjadi antara daerah barat dengan daerah timur, tingkat pendidikan keguruan di setiap daerah China juga sangat berbeda. Banyak sekali kualitas pendidikan keguruan di wilayah barat yang masih di bawah rata-rata. Di kedepannya, pemerintah akan lebih berkonsentrasi untuk menyeimbangkan dan mengatasi kesenjangan ini, dan bukan lagi terus memajukan kualitas pendidikan keguruan di daerah timur dengan fokus yang seperti dulu.

2)    Metode dalam pendidikan pengajaran akan makin terbuka dan bervariasi

Metode pengajaran yang dulu diajarkan oleh China adalah meniru metode pengajaran Uni Soviet. Seiring dengan runtuhnya Uni Soviet dan menanjaknya Amerika Serikat. Metode pengajaran yang diajarkan oleh China sedikit banyak meniru metode dari Amerika Serikat. Akan tetapi, seiring dengan semakin pesatnya kemajuan yang digapai China dalam segala aspek, China mulai mengembangkan metode pengajaran yang cocok dengan budaya dan adat istiadat negara itu sendiri. Para pakar memperkirakan, metode yang digunakan untuk ke depannya akan semakin terbuka dan semakin bervariasi.

3)    Guru-guru akan semakin professional

Profesi guru adalah profesi khusus, dan dibutuhkan teori, etika moral tinggi dan keterampilan khusus untuk mengajar. Saat ini pemerintah sedang fokus dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan dari para guru yang ada. Kualifikasi untuk para guru pun semakin ketat setiap tahunnya. Syarat dan ketentuan yang dibutuhkan terus meningkat, sehingga guru-guru yang mengajar benar-benar adalah guru yang memiliki tingkat kualitas dan potensi yang besar.

4)    Ideologi dan pengertian akan pendidikan terus direformasi

Sejak tahun 1960, belajar seumur hidup telah menjadi tren pendidikan internasional. Dalam beberapa tahun terakhir,  integrasi China dalam teori dan praktek pendidikan guru terus dieksplorasi. Pengertian dan ideologi bahwa tamatan sarjana keguruan lebih rendah daripada sarjana biasa akan berubah. Seiring dengan banyaknya kebijakan pemerintah yang melindungi dan juga memberikan keuntungan tersendiri terhadap tamatan jurusan keguruaan, masyarakat diyakin pelan-pelan akan mulai menghargai strata dari pendidikan keguruan.

5)    Mata kuliah dan kurikulum semakin terorganisir

Dilihat dari kurikulum pendidikan, pendidikan keguruan China memiliki subyek utama dengan proporsi hanya 15%, sementara subyek pilihan melampui lebih dari 60-70% Selain itu fokus pelajaran dulunya hanya terfokus pada pendidikan ideologi dan pendidikan budaya, sedikit sekali pelajaran sains yang diperhatikan selain matematika. Kesempatan magang yang diperopleh pun dirasa sangat kurang. Hal ini pula yang menyebabkan mengapa pendidikan keguruan menjadi kehilangan pasarnya dalam beberapa tahun belakangan ini.

Pemerintah merasa perlu untuk mereformasi kurikulum pelajaran yang ada. Dengan mengikuti perkembangan zaman, pemerintah merasa harus memasukkan pelajaran sains dan teknologi agar para guru semakin mendapatkan kualifikasi yang cukup untuk menjadi seorang guru. Selain itu proporsi subyek utama pun akan semakin diperbesar, sehingga kurikulum semakin terorganisir. Nantinya mata kuliah, kurikulum akan semakin terpusat dan semakin menonjolkan kelebihan dan karakteristik pendidikan keguruan itu sendiri.

2.    Pendidikan IN SERVICE

Pendidikan In-service adalah pendidikan yang wajib dilakukan oleh setiap guru untuk mempertahankan jenjang karirnya. Lewat Pendidikan In-service pulalah, guru baru bisa mendapatkan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji. Oleh karena itu, peran yang dimainkan instansi yang mengurus in service education sangatlah besar.

Sebagai catatan, Pendidikan in-service adalah program yang wajib diambil oleh para guru. Selain itu, Para guru yang ingin mendapatkan kenaikan strata, pangkat dan kenaikan gaji, Pendidikan In-service adalah jalan satu-satunya yang dibutuhkan. Akan tetapi, terlepas guru terkait mengikuti program pendidikan in-service atau tidak, mereka tetap harus mengikuti evaluasi akhir tahun untuk mempertahankan statusnya sebagai guru.

a.    Fungsi Pendidikan In-Service

Fungsi dari pendidikan in-service di China adalah :

1. Sebagai bentuk dari evaluasi guru setiap tahun dan dalam wujud untuk mempertahankan kualifikasi seorang guru

2. Sebagai salah satu sarana dari guru untuk mendapatkan promosi pangkat

3. Sebagai salah satu sarana dari guru untuk mendapatkan promosi gaji

4. Untuk meningkatkan kualitas dan mutu guru dalam upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keguruan di China.

 

b.    Institusi Penyelenggara

Lembaga yang menangani urusan Pendidikan In-service di China dibagi menjadi 2, yakni : instansi pembinaan guru tinggi dan instansi lainnya.Instansi pembinaan guru tinggi sendiri dibagi menjadi 23, yakni : Instansi pembinaan guru tinggi tingkat propinsi, instansi pembinaan guru tinggi tingkat kabupaten dan instansi pembinaan guru tinggi tingkat daerah. Instansi lainnya dibagi menjadi 2, yakni : pusat pembinaan guru swasta, dan self-examination center.

Seluruh lembaga tersebut mendapatkan pengakuan dari pemerintah, dan telah mendapatkan izin resmi dalam membuka kelas kurikulum dengan tujuan pembinaan guru, sehingga dari segi kualitas, instansi di atas memiliki kredibilitas yang dapat dipertanggung jawabkan. Kualifikasi, kurikulum dan mata pelajaran yang diatur dalam sistematik pembinaan guru diatur oleh sekolah dengan pengawasan dari Dewan Negara di China. Beberepa lembaga bahkan memiliki program kerjasama internasional dengan cara mengirim gurunya keluar negeri untuk mengambil kredit dalam salah satu kurikulum pembinaan tersebut.

c.     Waktu dan mata kuliah

Berhubung dalam program Pendidikan In-service, para guru masih harus melaksanakan tugasnya sebagai seorang guru, oleh karena itu waktu yang dipilih dalam pembinaan biasanya adalah hari Sabtu dan hari Minggu. Kredit yang akan diambil juga bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan gurunya masing-masing. Pada akhir tahun belakangan ini, pemerintah lebih banyak memberikan otonomi kepada instansi pembinaan guru dalam mengurus administratif pembinaan gurunya. Sehingga, instansi terkait juga lebih bebas dalam mengatur waktunya dengan para guru terkait waktu dan mata kuliah yang ingin diambil.

Secara keseluruhan, Mata kuliah yang harus diambil kurang lebih sama dengan mata kuliah di pre-service education, dalam pembinaan, pelajaran ideologi dan moral menjadi subyek yang paling penting. Kemudian berikutnya, disusul dengan ilmu politik, bahasa dan sastra, psikologi dan pelajaran umum lainnya. Secara keseluruhan, selain penekanan pelajaran ideologi yang menekankan teori Marxisme dan teori Maoism, kurikulum pelajaran pembinaan guru di China tidak beda jauh dengan standar internasional lainnya.

 

d.    Biaya pembinaan

Terkait masalah pembiyaan pembinaan para guru dalam Pendidikan In-service di China, pemerintah membagi program sebagai berikut :

1)     Program Gratis

Program gratis ini wajib diikuti oleh seluruh guru yang terdaftar resmi di lembaga pendidikan pemerintah. Setiap tahun pemerintah menetapkan kredit minimal yang harus diikuti oleh para guru menurut subyek pengajarannya masing-masing. Seluruh biaya ditanggung oleh pemeritah. Anggaran biaya program gratis ini didukung oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

2)     Program Ekstra

Program ekstra bukanlah program yang wajib diikuti oleh para guru. Biaya yang dikenakan dalam program ekstra ini juga harus dikeluarkan oleh para guru secara individu. Dalam beberapa kasus, biaya program ekstra ini kadang ditanggung oleh instansi tempat guru mengajar atau perusahaan terkait lainnya. Dengan mengikuti program ekstra, para guru akan mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam proses kenaikan strata, pangkat atau kenaikan gaji. Dalam beberapa tahun belakangan, program ekstra banyak disesuaikan dengan program keguruan internasional. Sehingga beberapa program ekstra  di China tidak sedikit yang dikaitkan dan memiliki kerja sama dengan instansi pendidikan luar negeri. Hal ini memungkinkan para guru untuk dikirim ke luar negeri dalam proses pembinaan lebih lanjut.

 

B.   Rekrutmen Guru

Rekrutmen guru di China resmi dilakukan oleh pemerintah, meskipun dalam pelaksanaannya pemerintah banyak memberikan otonomi kepada setiap sekolah, tetapi beberapa hal utama, seperti masalah kualifikasi dan masalah gaji masih ditangani secara langsung oleh pemerintah pusat. Berikut di bawah adalah beberapa info utama mengenai rekrutmen guru di China :

1.    KualifikasiGuru

Bagi siapapun rakyat di China yang memiliki keinginan dan niat luhur untuk menjadi seorang guru, bisa mengajukan pendaftaran tanpa terkecuali. Dengan batas umur yang ditentukan dan juga kualifikasi lainnya yang tertulis di “Teacher’s Law”. Berikut di bawah adalah infonya :

Seperti diatur dalam Teacher’s Law Pasal 11, Untuk memperoleh kualifikasi sebagai seorang guru, para calon harus memiliki catatan resmi terkait mengenai :

1)      Untuk memperoleh kualifikasi bagi seorang guru TK, calon para guru minimal harus merupakan lulusan dari sekolah keguruan TK atau tingkat di atasnya;

2)      Untuk memperoleh kualifikasi bagi seorang guru SD, calon para guru minimal harus merupakan lulusan dari sekolah keguruan tingkat dasar atau tingkat di atasnya;

3)      Untuk memperoleh kualifikasi untuk menjadi seorang guru di sebuah sekolah menengah pertama, atau guru untuk kursus pengetahuan umum dan program khusus di sekolah kejuruan dasar, calon para guru minimal harus merupakan lulusan dari sekolah keguruan tingkat atas atau dari pendidikan keguruan dalam sistem perguruan tinggi atau universitas;

4)      Untuk memperoleh kualifikasi untuk menjadi seorang guru di sebuah sekolah menengah atas, atau guru untuk kursus pengetahuan umum dan program khusus di sekolah kejuruan menengah, calon para guru minimal harus merupakan lulusan dari sebuah perguruan tinggi resmi atau dari pendidikan keguruan selama 4 tahun dalam sistem perguruan tinggi atau universitas; Adapun kualifikasi dan penetapan standar untuk menjadi guru di sekolah menengah kejuruan tingkat menengah dan atas atau sekolah teknik akan diatur oleh departemen administratif terkait di bagian pendidikan.

5)      Untuk memperoleh kualifikasi untuk guru di sebuah lembaga pendidikan tinggi, calon para guru minimal harus menyelesaikan program sarjana atau program pasca sarjana mereka sesuai dengan peraturan terkait;

6)      Untuk memperoleh kualifikasi bagi seorang guru untuk pendidikan orang dewasa, calon para guru minimal harus merupakan lulusan dari lembaga pendidikan tinggi, tergantung pada tingkat dan standar dari kategori pendidikan orang dewasa terkait.

Setiap Warga yang tidak memilik catatan resmi untuk guru kualifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini, harus mengikuti ujian kualifikasi guru untuk memperoleh kualifikasi resmi sebagai seorang guru. Sistem ujian kualifikasi guru nasional akan ditentukan oleh Dewan Negara.

Strata

Kualifikasi

Pendidikan TK

lulusan dari sekolah keguruan TK atau tingkat di atasnya

Pendidikan SD

lulusan dari sekolah keguruan tingkat dasar atau tingkat di atasnya

Pendidikan SMP

lulusan dari sekolah keguruan tingkat atas atau dari pendidikan keguruan dalam sistem perguruan tinggi atau universitas

Pendidikan SMA, SMK

lulusan dari sebuah perguruan tinggi resmi atau dari pendidikan keguruan selama 4 tahun dalam sistem perguruan tinggi atau universitas; Adapun kualifikasi dan penetapan standar untuk menjadi guru di sekolah menengah kejuruan tingkat menengah dan atas atau sekolah teknik akan diatur oleh departemen administratif terkait di bagian pendidikan.

Pendidikan Tinggi

menyelesaikan program sarjana atau program pasca sarjana mereka sesuai dengan peraturan terkait

Pendidikan orang dewasa

lulusan dari lembaga pendidikan tinggi, tergantung pada tingkat dan standar dari kategori pendidikan orang dewasa terkait

 

Sementara, untuk proses registrasi, para pelamar harus mempersiapkan dan menyediakan beberapa formulir terkait di bawah ini :

  1. KTP asli beserta fotokopinya
  2. Ijasah dan gelar jurusan keguruan beserta fotokopinya;
  3. Mengisi formulir "Identifikasi moral dan ideologi individual", formulir tersebut bisa diminta dari pemerintah tingkat kecamatan.
  4. Mengisi formulir “Kualifikasi resmi guru China";
  5. Sertifikat pemeriksaan fisik asli dan fotokopi, sertifikat tersebut dikeluarkan oleh lembaga perekrutan guru pada tingkat daerah;
  6. Sertifikat kemampuan bahasa mandarin asli dan fotokopinya.

Proses rekrutmen dan kualifkasi seorang guru dilakukan setahun 2 kali, yaitu pada waktu musim semi dan musim gugur.

 

2.    Badan Perekrut guru

Badan yang bertanggung jawab atas perekrutan guru diatur dalam Teacher’s Law Bab III mengenai masalah kualifikasi dan ketenagakerjaan dari pasal 10 – pasal 17, di antaranya adalah sebagai di bawah berikut :

Negara akan menetapkan sistem kualifikasi bagi para guru.Semua warga negara China, yang mematuhi konstitusi dan hukum, dan memiliki minat dalam bidang pendidikan, serta memiliki karakter, ideologis dan moral yang sehat, memiliki catatan kualifikasi dari sekolah resmi sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini atau yang telah lulus dalam ujian kualifikasi guru nasional, memiliki pendidikan dan kemampuan mengajar yang baik, dan setelah lolos kualifikasi lainnya, berhak untuk memperoleh kualifikasi untuk menjadi seorang guru.

Setiap Warga yang tidak memilik catatan resmi untuk guru kualifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini, harus mengikuti ujian kualifikasi guru untuk memperoleh kualifikasi resmi sebagai seorang guru. Sistem ujian kualifikasi guru nasional akan ditentukan oleh Dewan Negara.

Departemen administrasi pendidikan di bawah Dewan Negara akan bekerja melakukan langkah-langkah transisi pada kualifikasi bagi para guru yang sebelum berlakunya Undang-undang ini, telah mengajar di sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan lainnya, tetapi tidak memiliki catatan dari sekolah formal sebagai diatur dalam Undang-undang ini.

Kualifikasi bagi guru di sekolah dasar dan menengah harus dievaluasi dan disetujui oleh departemen administrasi dari pemerintah daerah setempat atau di atas tingkat kabupaten. Kualifikasi bagi para guru di sekolah menengah kejuruan dan sekolah teknik harus dievaluasi dan disetujui oleh departemen yang kompeten terkait, di bawah naungan departemen administrasi pendidikan dari pemerintah daerah stempat pada atau di atas tingkat kabupaten. Kualifikasi untuk guru reguler lembaga pendidikan tinggi harus dievaluasi dan disetujui oleh departemen administrasi pendidikan di bawah Dewan Negara, atau provinsi, daerah otonom, atau kotamadya langsung di bawah Pemerintah Pusat, atau dengan sekolah yang telah disahkan oleh departemen tersebut.

Jika seorang warga negara yang memiliki catatan resmi sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini, atau yang telah lulus kualifikasi ujian nasional keguruan, meminta departemen terkait untuk mengevaluasi dan menyetujui kualifikasi bagi para guru tersebut, departemen terkait harus memberikan evaluasi dan persetujuan sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam Undang-undang ini. Para guru baru harus menjalani periode percobaan terlebih dahulu, sebelum memiliki kualifikasi resmi menjadi seorang guru.

Mereka yang telah kehilangan hak-hak politik atau sedang menjalani pidana penjara atau hukuman yang lebih berat atas kejahatan yang disengaja tidak akan diperbolehkan untuk mendapatkan kualifikasi bagi guru; dan mereka yang telah memperoleh kualifikasi untuk guru akan kehilangan kualifikasi tersebut.

Para lulusan sekolah keguruan pada berbagai tingkatan harus terlibat dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan ketentuan yang relevan dari Negara. Negara harus melembagakan sistem gelar profesional bagi guru. Langkah-langkah khusus akan dikelola dan diimplementasikan oleh Dewan Negara.

Sekolah dan lembaga pendidikan lainnya secara bertahap akan menetapkan sistem pengangkatan bagi guru. Pengangkatan guru harus didasarkan pada prinsip kesetaraan antara kedua belah pihak. Sekolah dan guru akan menandatangani kontrak perjanjian yang akan mendefinisikan hak masing-masing, kewajiban dan tanggung jawab. Langkah-langkah untuk menerapkan sistem pendaftaran bagi para guru harus dirumuskan oleh departemen administrasi pendidikan di bawah Dewan Negara.

 

3.    Gaji dan Tunjangan guru

Gaji guru juga diatur oleh pemerintah dengan mengikuti landasan dan asas dari Teacher’s Law dari Bab VI – Bab VII, pasal 25 – pasal 34, seperti di bawah ini :

Rata-rata gaji Guru tidak akan lebih rendah atau mungkin lebih tinggi dari pegawai negeri Negara dan harus dinaikkan secara bertahap. Sebuah sistem untuk promosi dan sistematik kenaikan gaji yang teratur harus ditetapkan, dan langkah-langkah khusus itu harus dirumuskan oleh Dewan Negara.

Guru sekolah dasar, menengah dan sekolah kejuruan harus menikmati tunjangan yang sepadan dengan kontribusi waktu pengajaran mereka, dan langkah-langkah khusus itu harus dirumuskan oleh departemen administrasi pendidikan dan departemen terkait lainnya di bawah Dewan Negara.

Pemerintah daerah setempat di berbagai tingkatan harus memberikan subsidi untuk guru dan para lulusan dari sekolah menengah kejuruan atau dari sekolah teknik tinggi yang bersedia untuk terjun dan melibatkan diri dalam pendidikan dan pengajaran di daerah yang dihuni oleh etnis minoritas nasional atau di daerah terpencil dan miskin.

Pemerintah daerah setempat di berbagai tingkat dan departemen terkait di bawah Dewan Negara harus memberikan prioritas dan perlakuan istimewa untuk prosedur konstruksi, penyewaan dan penjualan rumah untuk para guru di daerah perkotaan.

Pemerintah di tingkat kabupaten dan kecamatan harus memberikan kenyamanan bagi guru sekolah dasar dan menengah di daerah pedesaan dalam memecahkan masalah tempat tinggalnya.

Guru akan menikmati perlakuan yang sama seperti pegawai negeri negara dalam perawatan medis. Mereka harus diberikan cek up kesehatan rutin dan harus menikmati izin istirahat dan penyembuhan yang diatur dalam prosedur yang seharusnya. Lembaga medis akan memberikan kemudahan dalam perawatan medis bagi para guru. Setelah pensiun atau berhenti bekerja, guru akan menikmati keuntungan materi seperti yang telah ditentukan oleh Negara.

Pemerintah setempat atau di atas tingkat kabupaten dapat meningkatkan rasio pensiun untuk pensiunan guru sekolah dasar dan menengah yang telah lama bergerak dan berkontribusi di bidang pendidikan dan pengajaran.

Pemerintah di berbagai tingkatan harus mengadopsi langkah-langkah untuk meningkatkan keuntungan material dari guru yang dibayar melalui dana setempat dan secara bertahap memastikan bahwa guru tersebut menerima upah yang sama seperti guru yang dibayar dan disubsidi oleh negara. Untuk langkah dan prosedur secara spesifik harus dirumuskan oleh pemerintah di berbagai tingkatan tergantung kepada kondisi setempat. Sedangkan, Keuntungan material dari guru di sekolah swasta akan diatur menurut ketentuan sekolah itu sendiri.

Guru yang telah memberi kontribusi dan hasil yang signifikan dalam pendidikan dan pengajaran, baik dalam pelatihan personil, dalam penelitian ilmiah, pendidikan reformasi, pembangunan sekolah, pelayanan sosial dan pekerjaan-program studi wajib diberikan penghargaan terkait oleh sekolah-sekolah yang memperkerjakan mereka. Guru yang telah membuat kontribusi yang signifikan harus diberikan penghargaan tertentu oleh pemerintah setempat di berbagai tingkatan dan departemen terkait di bawah mereka yang diatur oleh dewan negara. Guru yang telah membuat kontribusi yang besar harus diberikan gelar kehormatan sesuai dengan ketentuan yang relevan dari Negara.

Negara harus mendorong dan mendukung baik individu maupun organisasi-organisasi sosial untuk mendonasikan uang kepada yayasan yang didirikan menurut. Dana dari yayasan ini nantinya akan disumbangkan terhadap para guru sebagai bentuk penghargaan.

Dikarenakan kondisi kemajuan pendidikan di China yang beraneka ragam dan juga tingkat kesenjangan yang tinggi, oleh karena itu gaji guru pun sangat bervariasi untuk setiap daerah. Dalam beberapa tahun belakangan ini, pemerintah terus meningkatkan gaji dan tarif hidup guru seiring dengan kemajuan perkembangan ekonomi di negaranya. Khususnya, untuk guru yang rela untuk mengajar di daerah barat, tunjangan yang diberikan juga semakin besar setiap tahunnya.

 

4.    Pangkat dan Karir guru

Berikut di bawah adalah jenjang karir dan pangkat guru untuk setiap levelnya masing-masing :

Pangkat guru untuk pendidikan TK (dari pangkat terendah menuju pangkat tertinggi) :

a)    Guru pendidikan dasar grade 3

b)    Guru pendidikan dasar grade 2

c)    Guru pendidikan dasar grade 1 (sekretaris)

d)    Guru pendidikan dasar tingkat tinggi

e)    Guru pendidikan menengah tingkat dasar

f)     Guru pendidikan dasar special

Pangkat guru untuk pendidikan SD (dari pangkat terendah menuju pangkat tertinggi) :

a)    Guru pendidikan SD biasa

b)    Guru pendidikan SD grade 2

c)    Guru pendidikan SD grade 1

d)    Guru pendidikan SD tingkat tinggi

e)    Guru pendidikan menengah tingkat menengah

f)     Guru pendidikan SD special

Pangkat guru untuk pendidikan menengah kejuruan (dari pangkat terendah menuju pangkat tertinggi) :

a)    Guru pendidikan SMK biasa

b)    Asisten guru pendidikan SMK

c)    Guru pendidikan SMK tingkat tinggi

d)    Guru pendidikan SMK spesial

Pangkat guru untuk pendidikan SMP (dari pangkat terendah menuju pangkat tertinggi) :

a)    Guru pendidikan menengah biasa

b)    Guru pendidikan menengah grade 2

c)    Guru pendidikan menengah grade 1

d)    Guru pendidikan menengah tingkat tinggi

e)    Guru pendidikan menengah tingkat sekretaris

f)     Guru pendidikan menengah special

Pangkat guru untuk pendidikan tinggi/universitas (dari pangkat terendah menuju pangkat tertinggi) :

a)    Asisten dosen

b)    Lecturer

c)    Associate Professor

d)    Professor

Untuk dapat naik pangkat, setiap guru harus memenuhi kredit tertentu terlebih dahulu, kredit tersebut dapat diperoleh melalui banyak jalur. Di antaranya adalah melalui : pengalaman selama mengajar, nilai tinggi dalam evaluasi sekolah, lolos dalam ujian kenaikan pangkat dan juga keikutsertaan akan pembinaan guru. Biasanya untuk dapat naik satu pangkat, seorang guru memerlukan paling sedikit 2 tahun, dan bisa mencapai 5 tahun untuk tingkat tertentu.

Sekolah atau lembaga pendidikan lainnya harus melakukan penilaian terhadap kesadaran politik para guru dan tingkat ideologis, tingkat profesionalitas, etos kerja dan performa mereka. Departemen administrasi pendidikan akan membimbing dan mengawasi pekerjaan akan penilaian untuk para guru.

Penilaian dilakukan dengan cara objektif, adil dan akurat. Dalam proses penilaian, pendapat dari guru sendiri, rekan-rekan dan siswa harus dipertimbangkan penuh. Hasil penilaian nantinya akan menjadi patokan dalam pengangkatan guru dan pembayaran imbalan serta penjatuhan hukuman yang terkait.

Dalam jenjang karir guru di China, kepala sekolah bukanlah pangkat teratas. Bagi seorang guru pada pendidikan tertentu, misalnya professor dalam pendidikan universitas, mereka tidak bisa mengalami kenaikan pangkat lagi dalam stratanya. Jika yang berkenan ingin menjadi kepala sekolah, keputusan pusat akan diambil oleh pemerintah daerah yang ditugasi oleh pemerintah dalam menangani instansi pendidikan terkait.

 

C.   Pengembangan Profesi Guru

Guru adalah kekuatan utama perubahan pendidikan yang signifikan dan peran aktif dalam reformasi kurikulum. Dalam memfasilitasi dan melaksanakan kurikulum berpusat pada peserta didik dan proses belajar-mengajar, peran guru tidak berkurang, tetapi diintensifkan dalam bentuk yang berbeda.

Salah satu tujuan dari pelaksanaan kurikulum di China adalah "untuk mengubah implementasi kurikulum dari over-penekanan pada pembelajaran reseptif, dari menghafal dan pengulangan ke bentuk siswa berpartisipasi aktif, praktikum termotivasi ke mengalami sendiri, dan mengembangkan peserta didik dalam hal mengumpulkan dan pengolahan informasi, memperoleh pengetahuan baru, pemecahan masalah dan komunikasi-kerjasama ".

Sementara itu perubahan dalam "proses belajar mengajar" menjadi fokus dari kurikulum, dimana guru diberi mandat untuk memfasilitasi pembelajaran aktif dan mandiri, untuk berinteraksi secara aktif dengan murid dan berkembang seiring dengan mereka, untuk menghormati kepribadian murid dan perbedaan individu dalam pertemuan kebutuhan belajar mereka beragam, untuk menciptakan lingkungan pendidikan bagi partisipasi aktif peserta didik dan kedua sikap dan kapasitas dalam menerapkan pengetahuan yang dipelajari, dan akhirnya untuk memungkinkan setiap peserta didik untuk mengembangkan / potensi nya sebagai manusia seutuhnya.

Dalam mencapai tujuan-tujuan kurikulum dimaksudkan, guru diharapkan menjadi peserta aktif selama proses perubahan kurikulum, menjadi penyambung lidah dari filosofi dan prinsip-prinsip kurikulum dimaksudkan, untuk menjadi pelaksana yang efektif dalam perubahan kurikulum yang direncanakan, dan menjadi evaluator prestasi peserta didik.

Guru juga berkewajiban untuk menerapkan teknologi informasi sebagai alat pembelajaran yang kuat dan mengintegrasikan mereka dengan pedagogi dalam proses belajar mengajar untuk perubahan dalam isi pengajaran, gaya belajar dan interaksi guru-murid.

Pelatihan dan pengembangan profesional guru dengan demikian telah menjadi prasyarat dan kata kunci dalam proses pelaksanaan kurikulum. Praktek-praktek inovatif yang sukses dalam membangun kapasitas guru untuk pelaksanaan kurikulum telah meliputi:

1.    Pelatihan guru di tingkat lokal dan nasional

Kementerian Pendidikan membuat kebijakan yaitu seorang guru harus melalui pelatihan sebelum menduduki jabatannya atau pekerjaan, dan tanpa melalui pelatihan yang dibutuhkan guru tidak diperkenankan menduduki jabatannya atau pekerjaan.

2.    Mengembangkan sistem kelembagaan berbasis Sekolah Berbasis Proyek Pengajaran-Penelitian (School-based research-teaching),

Sistem kelembagaan ini telah memainkan peran besar dalam membimbing guru untuk refleksi diri pada praktek pengajaran mereka, untuk memecahkan masalah melalui penelitian tindakan, dan untuk pengembangan guru melalui pembelajaran profesional.

Penelitian tindakan berbasis sekolah guru bertujuan untuk membuat lembaga pusat praktek guru profesional dan perubahan kurikulum. Melalui upaya individu maupun kolektif, penelitian berbasis sekolah telah menyebabkan perubahan besar dan perbaikan dalam pelaksanaan kurikulum, pengembangan profesi guru, dan rekonstruksi budaya sekolah seperti:

  1. mengubah kehidupan profesional guru;
  2. meningkatkan hubungan guru-mitra;
  3. mengubah budaya sekolah dan etos kerja dari berpusat ke guru menjadi berpusat ke  siswa, dan
  4. mengubah struktur organisasi sekolah untuk membuat sekolah sebagai sebuah organisasi yang benar-benar belajar dan menjadi komunitas belajar

.

3.    Pengorganisasian Jaringan Penelitian Guru berbasis Internet dan Pelatihan Jarak jauh

Dalam memanfaatkan potensi besar teknologi informasi-komunikasi sebagai alat belajar mengajar, sebagai sumber daya pendidikan, dan sebagai alat perubahan pendidikan, pemerintah China melakukan investasi besar dalam menerapkan Sekolah Pedesaan Jarak jauh modern dengan total investasi sebesar satu miliar Yuan RMB (setara dengan lebih dari USD $ 14.000.000) untuk melengkapi 6 sekolah pedesaan dengan CD pembelajaran, pengajaran sistem satelit, dan ruang komputer, sehingga memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu sumber daya manusia. Selain menggunakan peralatan canggih untuk melakukan pendidikan dan pelatihan jarak jauh guru berbasis internet kementerian Pendidikan juga melalui pusat Kurikulum Pendidikan Dasar mengembangkan Textbook berbasis web gratis dalam membimbing guru dalam pengembangan profesional guru.

Lokakarya Pelatihan Jarak jauh  menfasilitasi pendistribusian sumber belajar sesuai kurikulum, melalui on-line modul presentasi dan interaksi off-line untuk dialog dan diskusi serta tukar menukar rencana pelajaran secara elektronik.

Internet memudahkan pelatihan guru secara online dan memberikan kesempatan pada guru untuk meningkatkan profesionalismenya. Hasil dari survei kuesioner untuk evaluasi Pelatihan online tersebut menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dari 90%. Selama jangka pelatihan pendek yaitu 15 hari lebih dari 10.000 peserta mempublikasikan 870,000 makalah, tingkat kunjungan halaman situs web pelatihan dalam sehari melampaui 1 juta pengunjung.